Menteri Kehutanan Kunjungi Ternate Dorong Penguatan Perhutanan Sosial dan Ekonomi Hijau di Maluku Utara
Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, bersama Ketua Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Ternate, Maluku Utara. Setelah menghadiri agenda rapat bersama pimpinan daerah, Menteri Kehutanan yang didampingi Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, serta rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau lokasi Kelompok Tani Hutan (KTH) Lestari Hutan Togafo di Kelurahan Togafo, Kecamatan Ternate Barat.
Kunjungan ini menjadi kehormatan bagi KTH Lestari Hutan Togafo yang berkesempatan menyampaikan saran, pendapat, dan masukan demi pembangunan kehutanan di Maluku Utara. Hadir pula jajaran Rimbawan Maluku Utara, antara lain Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, BPDAS Ake Malamo, TN Aketajawe Lolobata, Balai Perhutanan Sosial Ambon, serta UPTD KPH Ternate-Tidore untuk membangun sinergi dan kolaborasi program kehutanan.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, M. Sukur Lila, S.Hut, M.Si, memaparkan data terkini bahwa terdapat 329 unit kelompok perhutanan sosial di provinsi tersebut. Ia berharap pasca terbitnya SK persetujuan perhutanan sosial, dukungan pembiayaan dari APBN maupun APBD dapat lebih ditingkatkan. Selain itu, Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) juga menjadi salah satu topik diskusi penting dengan masyarakat.
Dalam dialog bersama kelompok tani, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan beberapa catatan penting:
- Mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja bersama untuk kesejahteraan masyarakat.
- Memberikan apresiasi terhadap program KBR yang dinilai memiliki potensi besar karena tingginya permintaan bibit, tidak hanya di Maluku Utara, tetapi juga di Maluku, Sulawesi, hingga Pulau Jawa.
- Menegaskan perlunya pengembangan usaha perhutanan sosial agar lebih baik, dengan membangun ekosistem nasional yang terdata dan terhubung dengan pasar.
- Mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membuka akses pasar bagi produk-produk kelompok.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Menteri dan wakil Menteri Kehutanan juga bersedia menyerahkan bantuan Alat Ekonomi Produktif (AEP) pengolahan kopi kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Gogoru KTH Lestari Hutan Togafo di Kota Ternate, serta KUPS Usaha Baru Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Aketobololo di Kota Tidore Kepulauan.
“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan pendapatan kelompok tani hutan,” ujar Menteri.
Kunjungan Menteri Kehutanan RI & Wakil Menteri di Desa Togafo, Ternate Barat – Maluku Utara
Kehadiran Menteri Kehutanan Republik Indonesia bersama Wakil Menteri di Desa Togafo menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen menjaga hutan dan mengembangkan perhutanan sosial yang berkelanjutan.
Selain menyapa masyarakat Desa Togafo, kunjungan ini juga memberikan dukungan langsung kepada kelompok Perhutanan Sosial serta Balai Perhutanan Sosial Ambon.
Dari Togafo, semangat pelestarian alam dan pembangunan ekonomi hijau terus digelorakan untuk masa depan Maluku Utara yang lebih sejahtera dan lestari. 🌳
#PerhutananSosial #MalukuUtaraHijau #DesaTogafo #BalaiPerhutananSosialAmbon #KementerianKehutanan #LestariUntukNusantara
- Published in SEKWIL-II

