Halo, Sobat PS!
Balai Perhutanan Sosial (Balai PS) Ambon, didukung proyek Strengthening of Social Forestry (SSF) in Indonesia berpartisipasi pada Festival Teluk Jailolo (FTJ) yang berlangsung selama 4 hari pada tanggal 28–31 Mei 2025 di Halmahera Barat, Maluku Utara. Ajang bergenngsi ini mengusung tema “Conserving Culture for Sustainable Tourism”. Balai PS Ambon memamerkan produk unggulan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) sebagai hasil kreativitas masyarakat dalam pengelolaan kearifan lokal dengan sentuhan teknologi tepat guna. Produk tersebut mencakup olahan pangan lokal, kerajinan tangan berbasis sumber daya hutan, dan hasil agroforestri berkelanjutan seperti
– Produk pala (biji pala kering, sirup, jus, selai, manisan, dan permen),
– Produk kelapa (kelapa muda, kopra, arang tempurung, minyak kelapa, dan sabun),
– Minyak cengkeh dan kayu putih,
– Merajinan rotan dan bambu (kursi rotan, standing HP, tumbler, nampan, dan lampu sudut)
– Jahe merah instan
– Aren (gula semut dan gula batok)
– Sagu tumang dan
– Kepiting mangrove
Kegiatan di stan Balai PS Ambon mencakup Pameran, Podcast bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Games, Edukasi Pengembangan Usaha, Hiburan Musik Lokal, dan penyerahan produk KUPS sebagai Souvenir pada puncak acara 31 Mei.
Partisipasi Balai PS Ambon dalam FTJ 2025 menjadi wujud nyata kolaborasi antara pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penguatan ekosistem pariwisata berkelanjutan di Indonesia Timur. Dengan mengkespose produk dari hasil pengolahan komoditas ekspor andalan PS, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan Nilai Ekonomi KUPS.
Salam Perhutanan Sosial! Masyarakat Sejahtera, Hutan Lestari!
💚 Dukung produk lokal & pariwisata berkelanjutan!
#FTJ2025 #PerhutananSosial #MalukuUtara #KUPS #ProdukLokal #SustainableTourism #FestivalTelukJailolo



