Panen Padi Ladang Varietas di Kampung Nengke II, Distrik Pantai Timur Barat (PTB), Kabupaten Sarmi Provinsi Papua
Halo, Sobat PS!
Pada tanggal 9 April 2025 telah dilaksanakan Panen Perdana Padi Ladang Varietas Inpari 30 di Kampung Nengke II, Distrik Pantai Timur Barat (PTB), Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Kampung Nenggke II merupakan area Perhutanan Sosial (PS) yang memperoleh SK Persetujuan Pengelolaan PS dengan skema Hutan Desa (HD) pada tahun 2022. Area yang dikelola oleh sejumlah 87 KK yang tergabung pada LD Nengke II ini memiliki luas sekitar 865 Hektar (Ha). Dalam rangka optimalisasi lahan di sekitar kampung dan membangkitkan semangat bertani pada ladang yang pernah ada di Kampung Nengke II, Seksi Wilayah III Balai PSKL Wilayah Maluku Papua bekerjasama dengan Yayasan Wahana Sarmi Sejahtera (YWSS) untuk mendampingi masyarakat dalam pengelolaan HD Kampung Nengke II. Kegiatan yang didampingi berupa usaha tani ladang yang telah dimulai sejak tanggal 18 November 2024. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menunjang visi Pemerintah Republik Indonesia terkait Ketahanan Pangan di Lokasi PS.
Sobat PS, kegiatan usaha tani LD Nengke II diawali dengan pembukaan dan pembersihan lahan selama 3 minggu. Selanjutnya pada tanggal 17 Desember 2024 dilaksanakan penanaman benih padi. LD Kampung Nengke II aktif melakukan pemeliharaan padi ladang dengan membersihkan gulma agar proses pertumbuhan padi ladang tetap terpelihara dengan baik. Selain itu juga dilakukan pemupukan menggunakan pupuk organik yang dibuat sendiri dari hasil pelatihan yang diberikan kepada kelompok
Selama kurang lebih 3 bulan menanti, akhirnya bulir-bulir padi sudah siap dipanen, Sobat PS. Panen perdana dirayakan dalam event Panen Perdana Padi Ladang Varietas Inpari 30 ini dihadiri oleh Bupati Sarmi dan disaksikan oleh BSIP Papua, dengan turut mengundang Balai PSKL Wilayah Maluku Papua, dalam hal ini Seksi Wilayah III; Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi, termasuk Dinas Pertanian, Dinas Perindagkop, dan Bappeda; Pemerintah Distrik PTB; Pemerintah Kampung Nengke II, Tokoh Adat; serta Tokoh Gereja. Event ini bertujuan supaya usaha padi ladang di Kampung Nengke II mendapatkan dukungan program dari pemerintah daerah, sehingga tindak lanjut program dapat terlaksana dengan baik ke depannya. Event yang dikelola oleh YWSS ini terlaksana dengan sukses memanen padi ladang seluas sekitar 2,5 Ha.
Semoga panen perdana padi ladang ini semakin mengobarkan semangat LD Nengke II untuk mengembangkan usaha tani dan agroforestry di area PS, sehingga semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salam Perhutanan Sosial!
- Published in SEKWIL-III
Pelepasan Mahasiswa MSIB Jalan Mapan PS Bacth 7 Maluku
Halo, Sobat PS!
Selama 3 bulan membersamai Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kota Ambon, Provinsi Maluku, para mahasiswa Program Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Jelajah Hutan Masa Depan (Jalan Mapan) Perhutanan Sosial (PS) Batch 7 akhirnya menyelesaikan kegiatan di negeri raja-raja ini.
Program magang ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk belajar di luar program studi dengan jaminan konversi SKS yang diakui perguruan tinggi. Sejumlah 20 mahasiswa telah dibagi ke dalam tim untuk mendampingi KTH Aminata Sejahtera & KTH Sipatton Erie. Pendampingan tersebut mencakup tata kelola kelembagaan, tata kelola kawasan, & tata kelola usaha perhutanan sosial. Berbagai inovasi, kreasi, & gebrakan baru telah dimunculkan para mahasiswa, antara lain:
– Inventarisasi potensi PS
– Penandaan titik batas PS
– Update RKPS
– Pembuatan peta situasi di area PS
– Rebranding produk KUPS
– Launching produk baru KUPS
– Pembuatan profil KPS dan KUPS
– Pembuatan Business Model Canvas (BMC)
Menurut pengurus & anggota KPS, kehadiran para mahasiswa dengan berbagai karyanya telah membantu kelompok dalam pemberdayaan sumber daya manusia dan sumber daya alam. Mereka bersyukur & berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena telah menghadirkan para mahasiswa ini.
Segenap keluarga besar Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, khususnya Balai PSKL Wilayah Maluku Papua, serta Dinas Kehutanan Provinsi Maluku & UPTD KPH Ambon mengucapkan selamat & terima kasih atas dedikasi para mahasiswa terhadap perhutanan sosial & masyarakatnya. Semoga 3 bulan ini menjadi pengalaman berharga & bermanfaat bagi mahasiswa. Salam hormat & hangat kami bagi orang tua/keluarga & civitas akademika adik-adik.
Mari kita jaga silaturahmi, terus tetap berbakti kepada negeri, untuk bersama mewujudkan masyarakat sejahtera & hutan lestari! Salam Perhutanan Sosial, Salam 5 Jari! 🖐🏻
- Published in SEKWIL-III
KUNJUNGAN KERJA WAKIL MENTERI KEHUTANAN KE SORONG
Halo, Sobat PS!
Jayapura, 23 November 2024 – Dalam upaya memperluas manfaat Perhutanan Sosial bagi masyarakat, Menteri Kehutanan menyerahkan Salinan SK Perhutanan Sosial kepada empat kelompok masyarakat pengelola hutan di Provinsi Papua. Penyerahan ini mencakup total area seluas 4.120 hektar, yang akan memberikan akses kelola kepada 103 Kepala Keluarga.
Empat kelompok penerima tersebut adalah:
1. LD Kibay, Kab. Keerom – 930 hektar
2. LPHD Armopa, Kab. Sarmi – 1.076 hektar
3. LD Uskwar, Kab. Keerom – 1.364 hektar
4. LPHD Imsar, Kab. Jayapura – 750 hektar
Hingga November 2024, program strategis nasional ini telah berhasil mendistribusikan 8,1 juta hektar areal Perhutanan Sosial kepada 1,3 juta Kepala Keluarga di seluruh Indonesia, termasuk 1,7 juta hektar di wilayah Papua. Di Provinsi Papua sendiri, sebanyak 159.316 hektar telah dikelola oleh masyarakat melalui 80 unit persetujuan, memberikan dampak langsung kepada 13.596 Kepala Keluarga.
Dalam agenda kunjungan ini, Menteri Kehutanan yang didampingi oleh Dirjen Perhutanan Sosial, Dirjen PDASRH, Dirjen KSDAE, Direktur PUPS, dan Kepala Balai PSKL Wilayah Maluku Papua, juga menyaksikan potensi hasil hutan masyarakat. Di Kampung Imsar, Distrik Nimboran, hasil seperti sagu, kakao, panili, hingga teh gaharu menjadi bukti nyata bagaimana Perhutanan Sosial mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Turut mendampingi dalam kunjungan ini: Edward Sembiring, S.Hut., M.Si. (Kepala P3E Papua); Atanasius Guntara Martana, S.Hut., M.H (Kepala BBKSDA Papua); Acha Anis Sokoy, S.Hut. (Kepala Balai TN Wasur); Safruddin Jen, S.Hut, M.M. (Kepala Balai PHL Wilayah XV Jayapura); Sofyan, S.Hut., M.Sc. (Kepala Balai PKHTL Wilayah X Jayapura); Manuel Mirino, S. Hut (Kepala Balai TN Lorentz); Ojom Somantri, S. Hut. T., M. Sc (Kepala Balai PSKL Wilayah Maluku Papua) beserta staf; serta Nelson Kaimana, S. Hut, M. Si (Kepala Sekwil III Balai PSKL Wilayah Maluku Papua) beserta staf.
Selain itu, peninjauan dilakukan ke lokasi rehabilitasi DAS di Nambon Mamei, Distrik Kemtuk, yang menjadi wujud nyata sinergi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian hutan. Menteri juga mengunjungi kelompok budidaya anggrek “Dambu Kahbray” di Kampung Dosay, yang berhasil memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Dengan keberlanjutan program ini, pemerintah berharap dapat menghadapi tantangan global, termasuk perubahan iklim dan kehilangan keanekaragaman hayati, sekaligus menciptakan warisan hutan lestari bagi generasi mendatang.
Kunjungan kerja Menteri Kehutanan memberikan semangat bagi masyarakat untuk semakin berkarya demi kelestarian hutan dan kesejahteraannya. Salam Perhutanan Sosial!
- Published in SEKWIL-III
Penyerahan SK Dari Menteri Kehutanan Sosial Di Sorong Papua Barat Daya
Halo, Sobat PS!
Kamis 21 November 2024, merupakan Hari Yang Istimewa Banget, untuk UPT. Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Daerah Prov. Papua Barat Daya karena Kami mendapat kunjungan dari Bapak Menteri Kehutanan “Raja Juli Antoni, Ph.D, bersama Bapak Dirjen KSDAE Prof. Satyawan Pudyatmoko dan Ibu Dirjen BPDASRH Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum.
Banyak Kegiatan Seru yang dilaksanakan di Prov. Papua Barat Daya, di Lokasi Taman Wisata Alam (TWA) Sorong Sobat PS, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Bapak Menteri Kehutanan antara lain :
🦜Kunjungan ke kandang Transit dan Klinik Satwa
🕊️Pelepasliaran burung ke habitatnya
🪻Penanaman Anggrek
📑Penyerahan 12 (dua belas) salinan SK. Persetujuan Pengelolaan Hutan Kampung/Desa
🧑🏻🌾 Ramah Tamah dengan Masyarakat dan Kelompok Pengelola Hutan Desa serta Mitra Pembangunan.
🙋Pembinaan UPT Kementerian Kehutanan Lingkup Prov. Papua Barat Daya dan Papua Barat
12 SK dengan total luasan 33.536 Ha, diterima secara langsung oleh perwakilan dari 1) LPHK. Sinifagu (Kampung Malakobutu), 2) LPHK Olfaguk (Kampung Malayauw), 3) LPHK Lan Mele (Kampung Della), 4) LPHK Mlawer Kampung Malwer, 5) LPHK Klasowoh (Kampung Klasowoh), 6) LPHK Batu Lubang Pantai (Kampung Batu Lubang Pantai), 7) LPHK Aresi Kampung Wewenagu, 8) LPHK Malabam Kampung Malabam, 9) LPHK Wasingsang Kampung Wasingsang, 10) LPHK Putung Woronai (Kampung Klamintu), 11) LPHK Kawakir (Kampung Klalik), 12) LPHK Klasin (Kampung Klasin) , Kabupaten Sorong, Prov. Papua Barat Daya
- Published in SEKWIL-III
Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove
Halo, Sobat PS!
Peran Perhutanan Sosial dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraanya sekaligus melestarikan hutan sangat kompleks. Salah satunya dalam kegiatan rehabilitasi mangrove. Masyarakat yang berada di dalam dan sekitar kawasan ekosistem mangrove memiliki hubungan timbal balik secara langsung. Sudah saatnya masyarakat dibina untuk berpartisipasi aktif dalam rehabilitasi ekosistem demi menyelamatkan kehidupan alam.
Menanggapi hal tersebut, Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRGM RI) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove di Provinsi Maluku. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Wisata Eti. FYI nih Sobat PS, Desa Eti merupakan area PS dengan skema HD yang dikelola oleh LD Eti sejak mendapatkan SK Persetujuan Pengelolaan PS pada tanggal 25 November 2019. Balai PSKL Wilayah Maluku Papua juga berkesempatan untuk menghadiri kegiatan ini, Sobat PS. Harapan ke depannya semoga Balai PSKL Wilayah Maluku Papua bersama para stakeholders dapat membina KPS yang memiliki potensi mangrove di wilayahnya untuk diberdayakan dalam pelaksanaan program PS.
Pengelolaan mangrove di area PS memiliki potensi ekologi, ekonomi, dan sosial budaya yang dapat dikembangkan untuk upaya peningkatan pendapatan masyarakat dan kualitas lingkungan lho Sobat PS. Hutan mangrove memiliki banyak manfaat, Sobat PS, diantaraya:
– menyerap semua jenis logam berbahaya;
– meningkatkan kualitas air dan udara;
– menjaga rantai keseimbangan makanan satwa liar sehingga tidak mengganggu kehidupan manusia;
– dapat dijadikan sebagai area wisata edukasi;
– beberapa jenis mangrove bagian tumbuhannya (daun dan buah) dapat diolah menjadi bahan pangan, makanan, minuman, sabun, dan kerajinan tangan.
Wah keren banget kalau Kelompok PS di wilayah Maluku-Papua bisa mengembangakan potensi mangrove ya Sobat PS.
Sobat PS punya referensi pengelolaan hutan mangrove di area PS? Yuk sharing di kolom komentar! ????
Salam Perhutanan Sosial!
Salam 5 Jari! ????????
- Published in BPSKLMP
Kunjungan Koordinasi ke Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS)
Halo, Sobat PS!
Apa kabar nih??
Kami punya kabar dari Provinsi Papua Barat Daya ????
Balai PSKL Wilayah Maluku Papua, Seksi Wilayah II Papua Barat, pada hari Senin, 19 Juni 2023, melakukan kunjungan koordinasi ke Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) dan diterima langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ketua Program Studi Kehutanan, dan Kepala Laboratorium UMS.
Kunjungan kali ini bertujuan menjaring mitra untuk bersama mendukung Program Perhutanan Sosial, khususnya dukungan terhadap Kelompok Perhutanan Sosial dalam pengembangan Tata Kelola Usaha, Kelola Lembaga, dan Kelola Kawasan.
Ternyata selama ini UMS telah membantu masyarakat di kampung-kampung yang ada di Provinsi Papua Barat Daya untuk pengembangan produk-produk berupa pembuatan teh gaharu, teh sarang semut, dan pemanfaatan Jamur merang lho Sobat PS. “Kami dalam tahapan penyempurnaan dan akan kami libatkan masyarakat untuk limbah sisa pengolahan sagu guna pembuatan briket arang dan pakan ternak. Cocok ini program Perhutanan Sosial untuk Salah satu program kami, MDKM dan juga Patner Mengajar dari praktisi”, ujar Kepala Laboratorium UMS.
Dekan Fakultas Pertanian, Kepala Program Studi Kehutanan, dan Kepala Laboratorium UMS sangat tertarik dan antusias untuk menjalin suatu kerjasama, dan kunjungan ini akan dilaporkan kepada Rektor UMS dan Pembantu Rektor IV UMS Bidang Kerjasama.
Dekan Fakultas Pertanian berharap dengan terjalinnya kerjasama ini dapat membantu mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan di bidang Perhutanan Sosial lewat beberapa kegiatan, diantaranya praktik lapangan, penelitian, serta pengembangan ilmu dan teknologi. Para dosen juga dapat melakukan tupoksinya di Bidang Pengabdian.
Sobat PS, semoga melalui pertemuan singkat bersama Dekan Pertanian UMS ini, Balai PSKL Wilayah Maluku Papua mendapatkan mitra untuk membantu Kelompok Perhutanan Sosial memanfaatkan dan memberdayakan potensi yang dimiliki, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya.
Salam Perhutanan Sosial!
Salam 5 Jari! ????????
On The Job Training (Part 2 End)
On The Job Training (Part 2 End)
23-28 Mei 2023
Halo, Sobat PS!
Kabar update kegiatan On The Job Training (OJT) Strengthening of Social Forestry (SSF) in Indonesia Kab. Halmahera Barat hadir kembali buat Sobat PS.
Masih mau tahu keseruan kegiatan OJT SSF Halmahera Barat? Yuk kita simak! ????
Kegiatan OJT SF Halmahera Barat dilaksanakan di Sasadu (rumah adat) Desa Taraudu, diikuti oleh Lembaga Desa Taraudu dan Kelompok Tani Hutan Cigi’awa berlangsung selama 4 hari, Sobat PS.
Setelah opening ceremony (23 Mei) dengan opening speech dari Bapak @ojomsomantri selaku Kabalai PSKL Wilayah Maluku Papua, dan dibuka secara resmi oleh Kabid Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kehutanan Prov. Maluku Utara, Bapak Isram Abduh, S.Hut, kegiatan dilanjutkan dengan briefing pelaksnaan OTJ kepada seluruh Pendamping Masyarakat (Penmas), Staf KPH, dan Staf Seksi Wilayah I Balai PSKL Wilayah Maluku Papua. Materi yang dibahas adalah update dan penyegaran Rencana Kelola Perhutanan Sosial (RKPS), prinsip & aturan kelompok, safeguard lingkungan & sosial, pengembangan usaha, serta penyegaran teknis fasilitasi partisipatif. Setelah itu … mendaki gunung lewati lembah …. Sobat PS tahu kan lagunya menandakan apa? Nah! Betul sekali! Tim & Kelompok PS (KPS) mengunjungi kawasan hutan LD. Taraudu dan KTH Cigi’awa untuk mengidentifikasi potensi kawasan & diakhiri dengan diskusi bersama didalam kawasan untuk menggali pemahaman masyarakat tentang PS.
Lanjut hari ke-2 (24 Mei), dilaksanakan observasi lapang & diskusi dengan pengurus/anggota KTH Cigi Awa di Desa Worat-Worat dan LD Taraudu untuk penggalian potensi kelembagaan, batas kawasan, potensi kawasan, pemanfaatan ruang perlindungan, dan potensi usaha di areal PS. Para pendamping dan KPS juga berdiskusi tentang cara penyusunan RKPS.
Hari ke-3 (25 Mei), pendamping & KPS membuat aturan kelompok untuk menjaga kawasan hutan & melakukan pembentukan Kelompok Usaha PS (KUPS). Dilaksanakan juga penyusunan RKPS secara partisipatif. Metode ini dinilai cukup baik karena dapat menggali informasi langsu dari kelompok sebagai output RKPS.
Hari ke-4 (26 Mei) agendanya diskusi penyusunan AD/ART KPS. Pada kesempatan ini kelompok dan tim juga membahas tentang nilai ekonomi potensi usaha pada masing-masing KUPS yang terbentuk, Sobat PS.
Setelah berkegiatan dengan KPS & KUPS selama 4 hari, hari ke-5 (27 Mei), dilaksanakan diskusi penyusunan rencana pengembangan usaha kelompok untuk proposal small block grant. Dilanjutkan konsultasi dokumen yang telah dihasilkan selama pelatihan kepada seluruh anggota kelompok, pemerintah desa, KPH, dan perwakilan Balai PSKL Wilayah Maluku Papua.
Selanjutnuya pada hari ke-6 (28 Mei), dilaksanakan briefing dan evaluasi bersama Penmas untuk merefleksi kegiatan, mendiskusikan kendala & kelemahan yang masih perlu diperbaiki, dan menyepakati rencana tindak lanjut penyusunan dokumen serupa pada KPS lain yg dilakukan secara teamwork.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini memberikan ilmu dan pengalaman yg berkesan bagi KPS.
Masyarakat Sejahtera, Hutan Lesatari!
Salam Perhutanan Sosial! Salam 5 Jari! ????
ON THE JOB TRAINING SSF HALMAHERA BARAT
Jailolo, Halbar, Maluku Utara, 23-28 Mei 2023
Kegiatan On the Job Training (OJT) dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kemampuan Pendamping SSF dalam penyusunan RKPS, AD-ART, dan Proposal Block Grant. Kegiatan Pascapersetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial ini merupakan concern proyek SSF tahun ini.
Sobat PS, bagi para pemegang Persetujuan PS, hal utama yang harus dibuat adalah dokumen RKPS dan RKT. Dokumen RKPS dan RKT juga merupakan syarat wajib Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) untuk mengusulkan bantuan dana hibah (block grant). Block grant terdiri dari 2 jenis, yaitu:
1. hibah skala kecil atau small grant yg diberikan kepada KUPS di wilayah proyek SSF dengan dana berkisar Rp. 50 juta – Rp. 100 juta
2. hibah bersaing atau competitve grant yang nominalnya bisa antara Rp. 1 – 2 milyar.
Dana hibah (block grant) bertujuan untuk memberikan stimulan kepada KUPS agar menaikkan kelas hingga level Platinum. Dengan demikian tujuan Perhutanan Sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.
Selain itu Kepala Balai PSKL Wilayah Maluku Papua, Bapak @ojomsomantri juga menyampaikan, dengan adanya kegiatan proyek SSF di Kab. Halbar ini dapat muncul KPS atau KUPS yang menjadi role model atau percontohan bagi kelompok lain di luar wilayah proyek SSF, Sobat PS. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara yang diwakili oleh Bapak Isram Abduh juga sependapat dan siap mengawal agar ada produk unggulan dari KUPS yang siap go nasional maupun internasional. Tentunya dengan dukungan KPH, para OPD terkait, serta Pemerintah Daerah setempat.
Cerita OJT SSF Halbar belum berhenti sampai di sini lho, Sobat PS.
Nantikan cerita dan berita berikutnya ya ????
Salam Perhutanan Sosial! Salam 5 Jari!
Sinergitas Pengembangan PS bersama Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua
Hallo, Sobat PS!
Balai PSKL Wilayah Maluku Papua membangun sinergisitas/kolaborasi dalam pengembangan PS bersama Dinas Kehutanan dan LH Prov. Papua serta instansi terkait lainnya di Prov. Papua.
Bapak @ojomsomantri , Kepala Balai PSKL Wilayah Maluku Papua disambut dengan upacara adat oleh Bapak Uria Wopari, Tokoh Adat Papua yang juga menjabat sebagai Kepala CDK Jayapura saat tiba di Jayapura tanggal 12 Mei 2023.
Sobat PS, kordinasi & diskusi pada pertemuan kali ini membahas pentingnya sinergisitas para pihak dalam Program PS mulai dari pra hingga pascapersetujuan, serta keberadaan Seksi Wilayah III di Provinsi Papua, bersama Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Kabid PS Dinas KLH, Ka CDK Jayapura, dan Korwil UPT KLHK Provinsi Papua.
Respon yang luar biasa dari Dinas Kehutanan dan LH dan Korwil UPT KLHK Provinsi Papua yang siap berkolaborasi pada Program PS semakin menumbuh-kembangkan semangat mewujudkan pencapaian target Program PS.
Sobat PS juga perlu tahu nih, Dinas Kehutanan Prov. Papua akan mendorong pengembagan usaha PS, bahkan akan berpartisipasi dalam Pameran Festival Pesona tanggal 5-7 Juni 2023 di Jakarta. Wow! Keren ya, Sobat PS! ????????
Dengan semangat bersama, Balai PSKL Wilayah Maluku Papua & Seksi Wilayah III akan terus meningkatkan koordinasi & sinergitas/kolaborasi dengan para pihak di Prov. Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan juga Papua Selatan.
Sobat PS yang mau berkolaborasi/bersinergi dengan Balai PSKL Wilayah Maluku Papua juga bisa lho.
Mari bersinergi mewujudkan hutan lestari & masyarakat sejahtera!
Salam Perhutanan Sosial! Salam 5 Jari! ????????
- Published in BPSKLMP, SEKWIL-III
Pameran Produk Perhutanan Sosial di Kota Manokwari
Halo, Sobat PS!
Kali ini masyarakat disuguhkan lagi dengan Pameran Produk Perhutanan Sosial (PS) melalui Kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia selama 3 hari, sejak tanggal 8-10 Mei 2023 di Kota Manokwari dengan Tema “Semangat Kasuari”.
Dukungan penuh Pejabat Gubernur Prov. Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si yang menyampaikan bahwa “Hasil produk masyarakat Papua Barat akan menjadi kekuatan peningkatan ekonomi rumah tangga, dan potensi pariwisata yang dikembangkan, serta diharapkan dapat membuka banyak lapangan pekerjaan serta memberi kesadaran pentingnya menjaga kelestarian dan keindahan alam”.
Balai PSKL Wilayah Maluku Papua turut berpartisipasi pada kegiatan pameran dengan menghadirkan produk dari 6 Kelompok PS yang tergabung dalam 55 UMKM (binaan Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, serta OPD Provinsi Papua Barat).
Balai PSKL Wil Maluku Papua bukan sekadar melaksanakan pameran dan publikasi, melainkan juga edukasi PS bagi masyarakat.
Beberapa Kelompok Usaha PS yang berpartisipasi dalam pameran ini antara lain:
– KTH. Soraya (Teh Gaharu)
– KTH. Maudus (Teh Sarmut [Sarang Semut])
– KTH. Makbon (Madu Hutan & Madu Klenceng)
– KTH. Sira (Tepung Sagu & Jahe)
– KTH. Manggroholo (Tepung Sagu & Jahe)
– KTH. Suagai (Noken & Rajutan).
Dampak terselenggaranya kegiatan ini yaitu meningkatnya pendapatan mencapai Rp. 7.750.000,-.
Melihat antusias konsumen dan para pihak. Balai PSKL Wil Maluku Papua optimis Brand Value PS semakin melekat & dikenal apalagi Produknya akan dipromosikan melalui Marketplace Aplikasi PLN MOBILE.
Sobat PS, mendukung Perhutanan Sosial, berarti kamu mendukung masyarakat lokal untuk berdaya & bangga dengan buatan Indonesia.
Salam Perhutanan Sosial ????️
#dukungPS#banggabuatanindonesia










